HOME I D-POST I INTERNATIONAL I INDONESIA I BALI I BADUNG I KUTSEL I UNGASAN I COMPUTER I ENGLISH I EXCATA I KULINER I TORPEDO torpedo MENGUNGKAP BERITA YANG ANEH MENJADI TIDAK ANEH, DIBUNGKUS DAN DIKEMAS, SERAPAT DAN SETUMPUL TERPEDO IPTEK I AUTOMOTIVE I NEWS I POLITIK I ARJAWA I DESIGN I PRODUKSI I SELEBRITI I KESEHATAN I SPORT I SELAMAT MEMBACA & SUKSES !!

Wali Kota Termuda Usia 15 Tahun...

JAKARTA--Bashaer Othman menjadi satu-satunya Wali Kota termuda dunia. Di usianya Baca Lagi ...

Tikus Raksasa Mati Ditangan Seorang Kakek

Seekor tikus raksasa, tewas ditangan seorang kakek yang tinggal di Castleside, Provinsi Baca Lagi ...

Fenomena Jempol Raksasa Menunjuk...

JAKARTA - Sebuah pemandangan mengejutkan terlihat dari sebuah citra satelit. Gambar yang Baca Lagi ...

Gunung Ini Mirip Wajah Albert Einstein

Apa yang bisa Anda lihat dari foto gunung ini? Setuju atau tidak, bentuk gunung ini mirip Baca Lagi ...

Membludak, Pengunjung Gambar Aneh...

Kabar penampakan gambar wajah manusia bercambang dan berambut keriting di tengah Baca Lagi ...

Fosil Binatang Purba Ditemukan di Madiun

Kamis, 28 Juli 2011 | 20:09 WIB

MADIUN - Tim peneliti dari Balai Pelestarian Manusia Purba Sangiran, Jawa Tengah, menemukan fosil binatang purba selama delapan hari penggalian di situs manusia purba Kedungbrubus di Desa Bulu, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Kepala Seksi Pemanfaatan Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran Sukronedi di lokasi Kedungbrubus, Madiun, Kamis (28/7/2011), mengatakan, total ada 19 fragmen fosil yang
ditemukan. Sebanyak 15 fragmen fosil ditemukan pada saat survei dan empat fragmen fosil ditemukan pada waktu penggalian.

"Fragmen fosil ini sebagian besar kami temukan pada formasi kabuh (lapisan tanah yang terbentuk pada 700.000-800.000 tahun silam). Ini menandakan bahwa binatang purba yang kami temukan hidup pada masa Pleistosen," ujar Sukronedi.

Fragmen fosil yang ditemukan itu, antara lain, fragmen Plastron testudinata, yaitu tempurung bagian bawah hewan kura-kura, fragmen gigi geraham badak (Molar rhinoceros), fragmen tulang rusuk badak (Custae rhinoceros), dan fragmen gigi hewan pengerat (Insicivus rodentia), dan fragmen paha gajah (Femur stegodon).

Rencananya, seluruh fosil yang ditemukan akan dibawa ke Sangiran untuk disimpan di museum.

Penggalian dimulai pada Kamis (21/7/2011) dan dijadwalkan berakhir pada 30 Juli 2011. Tim peneliti beranggotakan arkeolog, ahli biologi, ahli geologi, dan ahli kimia.

 

sumber : kompas

Berita Terkait



Tidak ada komentar:

Posting Komentar